December 16, 2008

Pesan Moral Ayah Dan Anak

Dimanakah Cintamu Yah...??


Seorang Ayah pulang kerja di malam hari, lelah dan sangat butuh istirahat, menemui anaknya berusia 5 tahun yang sudah menunggu di depan pintu rumahnya.

Anak : “Ayah, Boleh adek tanya sesuatu?”
Ayah : “Tentu sayang, apa itu? Jawab laki-laki itu.
Anak : “Ayah, berapa banyak ayah menghasilkan uang dalam waktu 1 jam?”
Ayah : “Itu bukan urusanmu. Mengapa kamu bertanya seperti itu?” Kata laki-laki itu dengan marahnya.
Anak : “Adek hanya ingin tahu. Tolong kasih tahu yah, berapa banyak ayah menghasilkan uang
dalam waktu 1 jam?”
Ayah : “Baiklah kalau kamu mau tahu, Ayah menghasilkan $20 perjam.”

“Oh”, gumam anaknya dengan kepala yang mengangguk-ngangguk pertanda mengerti. Dan dia berkata, “Ayah, bolehkan saya meminjam $10 kepadamu?”.

Ayahnya marah sekali, “Jika hanya itu alasan kamu bertanya tentang penghasilanku dan hanya untuk membeli mainan bodoh atau yang tidak berguna lainnya itu, kamu sebaiknya pergi dari hadapanku dan kembali ke tempat tidurmu. Saya bekerja keras setiap hari tetapi hanya menghasilkan tingkah yang sangat bodoh seperti ini, Ayah sangat kecewa kepadamu.”

Anak tersebut pergi ke tempat tidur dengan diam dan sangat terpukul hatinya dan membanting pintu keras sekali. Ayah tersebut duduk dan marah sekali atas pertanyaan anaknya tersebut. “Beraninya dia bertanya seperti itu hanya untuk mendapatkan uang dariku?”.

Setelah satu setengah jam berikutnya, Ayah tersebut sudah tenang kembali, dan mulai berpikir: “Mungkin ada sesuatu yang ingin sekali dia beli dengan $10 tersebut dan dia juga tidak sering meminta uang kepadaku”.

Ayah tersebut lalu pergi ke kamar anaknya dan membuka pintu. “Apakah kamu sudah tidur nak?” Dia bertanya. “Saya belum tidur Yah,” jawab sang anak.

“Saya sudah berfikir, mungkin saya terlalu keras kepadamu akhir-akhir ini”. Kata sang Ayah. “Ini hari yang sangat melelahkan dan saya melampiaskannya kepadamu nak. Ini uang $10 yang kamu minta.” Anak tersebut langsung duduk dan tersenyum riang karenanya. “Oh, terima kasih Yah!” Dia bersorak. Lalu, dia mengambil beberapa uang kertas yang ada di bawah bantalnya.

Lelaki tersebut melihat kalau anak tersebut sudah mempunyai uang dan mulai merasa dipermainkan oleh anaknya akibatnya perasaan marah itu timbul lagi. Anak kecil tersebut secara perlahan-lahan mulai menghitung jumlah uang yang dipunyainya saat itu. Lalu Ayahnya berkata, “Mengapa kamu minta uang lagi padahal kamu sudah mempunyai uang banyak?”. “Karena uang saya belum cukup, namun sekarang sudah pas,” Balas anak tersebut. “Ayah, Saya sekarang sudah mempunyai $20. BISAKAH SAYA MEMBELI 1 JAM DARI WAKTUMU? Mohon pulang lebih awal besok. Saya ingin makan malam bersama Ayah di rumah.”

Lalu Apa kira-kira pesan moral dari cerita tersebut? JANGAN TERLALU KERAS DALAM BEKERJA…DAN TAHUKAH KAMU APA KEPANJANGAN DARI KATA FAMILY?
FAMILY = ( F )ATHER ( A )ND ( M )OTHER ( I ) ( L )OVE ( Y )OU!
Load disqus comments

2 komentar